Minggu, 23 09 2018  
Nasional / Pendaftaran CPNS Dimulai 16 September, Tersedia 238.015 Lowongan, Paling Banyak Guru
Pendaftaran CPNS Dimulai 16 September, Tersedia 238.015 Lowongan, Paling Banyak Guru

Nasional - - Jumat, 07/09/2018 - 12:25:36 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Setelah beberapa kali ditunda, pemerintah akhirnya membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Pendaftaran CPNS akan dibuka pada pada periode 16-20 September.

Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan pengumuman itu di acara konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/18).

Saat ini, Setiawan mengatakan, pemerintah masih melakukan rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan rekrutmen atau seleksi CPNS. "Estimasi kita akan dibuka sekitar tanggal 16-20 September 2018," tuturnya seperti dilansir detikfinance.

Di tempat yang sama, Menpan-RB, Syafruddin mengungkapkan kebutuhan PNS secara nasional mencapai 238.015 orang. "Berdasarkan background, kebutuhan PNS secara nasional 238.015 orang," katanya.

Ia merinci, kebutuhan PNS sebanyak itu di antaranya 51.271 posisi untuk PNS pusat di 76 kementerian dan lembaga, dan 186.744 untuk kebutuhan PNS di daerah provinsi dan kabupaten/kota.

Syafruddin berharap, rekrutmen CPNS tahun ini bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. "Tujuannya dalam rangka mewujudkan birokrasi yang berkelas dunia di tahun 2024," kata mantan Wakil Kepala Kepolisian RI itu.

Menurut Setiawan, dari seluruh formasi CPNS yang dibuka posisi yang paling banyak ditawarkan adalah guru dan dosen. "Posisi paling banyak adalah dosen dan juga guru sekitar 122 ribu. Untuk guru ini terdiri dari guru kelas dan mata pelajaran, guru agama serta dosen di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta di Kementerian Agama," katanya.

Setiawan menyebutkan, posisi guru dan dosen dan juga tenaga kesehatan memang sengaja diberikan porsi paling banyak. Karena itu, untuk posisi guru, dosen dan tenaga medis pemerintah tak menerapkan prinsip zero minus growth atau melakukan moratorium untuk posisi ini. "Sebab, saat ini posisi-posisi tersebut saat ini masih paling banyak dibutuhkan," terangnya.

Setiawan menuturkan, posisi paling banyak kedua adalah untuk formasi tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi maupun tenaga medis. Posisi ini ditawarkan sekitar 60 ribu pada CPNS tahun 2018.

Posisi selanjutnya diikuti oleh tenaga teknis yang diisi dari para pelamar umum sebanyak 30 ribu. Posisi ini diisi sesuai dengan kebutuhan dari daerah masing-masing sesuai dengan rencana pembangunan masing-masing daerah khususnya terkait pembangunan infrastruktur.

Setiawan juga mengatakan bahwa ada beberapa formasi khusus yang disiapkan pemerintah dalam rekrutmen CPNS tahun ini. "Kita punya beberapa formasi khusus, putra putri Papua kita buka formasi khusus yang akan ditempatkan di kementerian dan lembaga," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah juga membuka pintu lebar untuk pelamar yang lulus cum laude. "(Alokasinya) 10 persen dari setiap instansi itu. Kalau pemerintah daerah 5 persen," katanya.

Kemudian, lanjut Setiawan, peluang juga dibuka untuk pelamar yang juga penyandang disabilitas dan juga diaspora. "Kita coba pemerintah menarik orang-orang Indonesia yang sedang berkpirah di luar negeri untuk membantu," tuturnya.

Terakhir, kata Setiawan, adalah formasi untuk bekas tenaga honorer golongan Kategori 2 (K2) atau khusus untuk jabatan guru dan tenaga kesehatan.

"Karena ini prioritas pemerintah kita masih memerlukan tambahan-tambahan untuk menyelesaikan hal-hal yang sekiranya dikeluhkan daerah," ujarnya. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved