Kamis, 14 November 2019  
Rasionalisasi Anggaran di OPD Rohul Capai Rp100 Miliar

Advetorial Rokan Hulu - - Sabtu, 15/09/2018 - 10:25:01 WIB

PASIR PANGARAIAN, situsriau.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) tengah melakukan penghitungan belanja daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 dengan adanya tunda salur Dana Bagi Hasil (DBH) dari APBN. Pasalnya, adanya tunda salur itu berdampak pada pelaksanaan kegiatan pembangunan di Negeri Seribu Parit.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu (Rohul), H Abdul Haris SSos MSi, mengatakan, dengan adanya tunda salur DBH dan APBN, rasionalisasi anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus dilakukan. Rapat evaluasi sudah dilakukan dengan seluruh OPD di Pemkab Rohul.

“Kini tengah dihitung, diperkirakan rasionaliasi anggaran yang dipangkas dari OPD Rohul sekitar Rp100 miliar, supaya kegiatan di OPD tidak terkendala, maka perlu disiasati dan kebijakan manajemen kas. Artinya uang transfer yang tersedia di kas daerah diatur  atur penggunaannya sesuai dengan prioritas dari masing-masing OPD Rohul," ujar Abdul Haris, Jumat (14/9).

Abdul Haris menyebutkan, tidak hanya kabupaten Rohul yang mengalami tunda salur DBH tapi hampir seluruh kabupaten/kota se-Indonesia juga mengalami hal yang sama.
Dengan adanya rasionalisasi anggaran di setiap OPD, permasalahan bisa disikapi dengan melakukan rasionalisasi anggaran.

Bila kegiatan itu bisa ditangguhkan, maka untuk sementara kegiatan tersebut tidak dilaksanakan oleh OPD terkait. “Angka pasti besaran pemangkasan anggaran dari OPD Rohul setelah disahkannya APBD Perubahan tahun 2018 oleh DPRD Rohul,” pungkas Abdul Haris. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved