Selasa, 12/11/2019  
Kewenangan Bupati dan Walikota untuk Tingkat SD dan SMP
Gubri Tandatangani Materi Muatan Lokal Budaya Melayu Tingkat SMA/SMK

Advetorial Pemprov Riau - - Senin, 12/08/2019 - 13:39:44 WIB

PEKANBARU, situsriau.com- Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar telah menandatangani kurikulum muatan lokal (Mulok) budaya Melayu untuk tingkat SMA/SMK sederajat di Provinsi Riau yang menjadi wewenang pemerintah provinsi.

Dikatakan Gubri, penandatanganan Mulok tersebut dilakukannya dalam rangkaian upacara HUT Riau beberapa hari lalu. "Alhamdulillah kurikulum muatan lokal sudah ditandatangani saat peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Riau Jumat lalu. Setelah itu, kami instruksikan kepada SMA sederajat untuk menerapkan muatan lokal ini," ujar Gubri kepada sejumlah awak media, Senin (12/8/19).

Diakui Gubri, materi Mulok budaya Melayu untuk tingkat SMA/SMK tersebut sudah dicanangkan saat pemerintahan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Wan Thamrin Hasyim. 

"Tapi waktu itu materinya belum masuk kurikulum. Setelah kurikulum kami tanda tangani, selanjutnya kami instruksikan kepada SMA/SMK sederajat untuk menerapkan Mulok tersebut," tegas Gubri Syamsuar.

Agar materi Mulok ini terealisasi dengan baik di seluruh tingkatan pendidikan, bukan hanya untuk tingkat SMA sederajat, Syamsuar juga berharap para bupati/walikota se Riau juga dapat menerapkan kurikulum serupa. Hal tersebut karena tingkatan SD dan SMP merupakan kewenangan kabupaten/kota.

"Harapan kami SD dan SMP juga bisa diterapkan oleh bupati/walikota. Karena muatan lokal ini bagaimana anak-anak dari usia dini mengetahui tunjuk ajar, bisa menumbuhkan kebersamaan, kerukunan dan persatuan," ujar Gubri.

Dijelaskan Syamsuar, kurikulum muatan lokal budaya Melayu Riau 2019 mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014.

Dijelaskan pada peraturan tersebut, bahwa muatan lokal merupakan bahan kajian atau mata pelajaran tentang potensi dan keunikan lokal untuk membentuk pemahaman peserta didik.

“Kurikulum muatan lokal ini juga sudah menerima masukan yang dihimpun oleh Lembaga Adat Melayu Riau dari berbagai pertemuan. Kurikulum ini dikembangkan atas prinsip kesesuaian dengan peserta didik,” (advertorial)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved