Senin, 18 November 2019  
Kemarau Masih Panjang, Gubernur Syamsuar Minta Bupati dan Walikota Kendalikan Titik Api

Advetorial Pemprov Riau - - Sabtu, 07/09/2019 - 11:54:03 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Provinsi Riau memiliki tugas berat sampai Oktober nanti untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau. Pasalnya berdasarkan prediksi BMKG, wilayah Riau sampai awal Oktober masih kemarau.

Karena itu, Komandan Satgas Karhutla yang juga Gubernur Riau, Syamsuar, meminta bantuan kepada bupati dan walikota se-Riau untuk berperan aktif melakukan koordinasi dalam mengatasi kebakaran di wilayah masing-masing.

"Harapan kami mohon bantuan dan dukungan bupati/walikota agar titik api ini dapat dikendalikan. Karena prediksi BMKG itu sampai bulan Oktober masih musim kemarau. Jadi selama September ini ada tugas berat kita agar api tidak berkembang," kata Syamsuar.

Menurutnya, persoalan Karhutla ini sudah menjadi perhatian dan pantauan Pemerintah Pusat. Apalagi kalau sampai pergerakan angin arah ke Malaysia dan Singapura, maka persoalan kabut asap bisa sampai ke Presiden.

"Pak Presiden sudah pandai bilang jerebu, padahal jerebu itu asap. Jadi beliau sudah tahu apa yang menjadi pembahasan Malaysia soal jerebu," ujarnya.

Apalagi berdasarkan informasi Konsultan Malaysia di Riau, sebut Syamsuar, kerajaan Malaysia dan wakil menteri luar negeri Malaysia, serta wakil menteri luar negeri Singapura akan berkunjung ke Riau.

"Makanya kita harus jadi tuan rumah yang baik, bagaimana kita bisa menjaga agar kebakaran hutan di Riau tak meluas. Kita juga belum tahu apa yang akan menjadi harapan teman-teman kita dari Malaysia dan Singapura saat berada di Riau nanti," katanya. (sr5, ck)




Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved