Selasa, 22 Oktober 2019  
Penting Dicarikan Solusi, 79.694 Anak di Bengkalis Belum Punya Akta Kelahiran

Advetorial Bengkalis - - Jumat, 04/10/2019 - 15:13:04 WIB

BENGKALIS, situsriau.com - Setidaknya 79.694 orang anak kisaran umur 0-18 tahun di Kabupaten Bengkalis belum memiliki akta kelahiran.

Demikian disebutkan Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wasiah usai Rakor antara Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Bengkalis dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kamis (3/10/19) di Aula kantor Bappeda, Bengkalis.

Menurut Wasiah, dari total 79.694 anak tidak memiliki akta kelahiran 40.854 diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan 38.840 orang perempuan.

"Kendala sosialisasi yang kurang mulai dari Capil, kita tidak mendengar ada akta kelahiran gratis yang diketahui masyarakat. Kemudian, kita tidak tahu apakah kemungkinan persyaratan itu dipersulit karena dari yang mengurus ada yang tidak punya akta pernikahan. Mungkin itu bisa jadi kendala," terangnya.

Ia berharap bilamana memang ada syarat pengurus akta harus dengan akta pernikahan orangtua untuk bisa ditinjau kembali dan disosialisasikan.

"Mungkin persyaratan itu bisa ditinjau kembali bagaimana catatan sipil mengakomodir itu supaya tidak menjadi malu bagi yang mengurus. Apalagi ada yang nikah siri, mungkin ia malu tapi secara hukum pernikahan itu sah," harap Wasiah.

Dikatakan Wasiah, melalui Forum Anak, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mendata anak tidak memiliki akta kelahiran.

"Kami juga dari Forum anak sudah bergerak untuk mendata. Anak-anak yang sekolah mendata teman-temannya, Alhamdulillah sudah ratusan juga data yang kami kirim ke catatan sipil," katanya lagi.

Memiliki akta kelahiran ucap Wasiah merupakan salah satu hak anak. Karena tanpa akta, identitas anak dianggap kabur atau tidak memiliki kewarganegaraan.

"Tanpa akta banyak yang tidak bisa dilaksanakan. Anak-anak terhambat untuk meneruskan pendidikan, terhambat mendapatkan bantuan. Tanpa akta tidak diakui sebagai kewarganegaraan, jadi itu pertama harus dikejar," tutup Wasiah.(sr5, ck)



Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved