Selasa, 19 Juni 2018  
Dewan Tuding Pemerintah Tidak Seriusi Mega Proyek Tol Pekanbaru-Dumai

Advertorial DPRD Prov Riau - - Rabu, 10/05/2017 - 11:13:53 WIB

PEKANBARU,situsriau.com - Pemerintah dinilai tidak serius dalam menyukseskan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Pasalnya, pembebasan lahan hingga kini belum rampung. Padahal, 80 persen lahan yang terdampak adalah lahan milik perusahaan.

"Saya nilai pemerintah tidak serius bangun tol ini. Padahal, 80 persen lahan jalan tol adalah milik perusahaan yang pembebasan lahannya cuma masalah izin saja," kata Abdul Wahid, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, di Pekanbaru, Selasa (9/5/17).

Menurutnya, pembangunan ruas tol dengan panjang 131 kilometer itu dapat segera dieksekusi pembebasan lahannya baik milik perusahaan ataupun masyarakat. "Kalau milik perusahaan, tinggal prinsip izinnya saja bisa dikonsultasikan dengan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Menteri Agraria dan Tata Ruang," kata Wahid.

"Sedangkan jika lahannya milik masyarakat aturannya sudah jelas, bisa dieksekusi di pengadilan," tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Wahid menegaskan kurangnya komitmen pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi menjadi pemicu lambannya pembangunan program strategis nasional tersebut. Padahal, rencana awal peletakan batu pertamanya sudah dijadwalkan sejak 2015 lalu.

Sebelumnya, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Masperi, mengatakan proses pembebasan lahan masih berlanjut.  Khusus lahan di kawasan hutan pihaknya sudah mengajukan pinjam pakai kepada kementrian terkait.

Menurut dia, untuk melakukan pinjam pakai tersebut harus disertai dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang diurus Dinas Lingkungan Hidup. Di sisi lain, lanjut Masperi, terjadi masalah seperti tumpang tindih lahan dengan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yakni sebanyak 135 peta bidang.

Dalam persolan ini, ia mengatakan, CPI pada hakikatnya bersedia menyerahkan lahan namun untuk ganti rugi tanah yang berada di dalam kawasan konsesi tidak bisa dilakukan karena tanah tersebut adalah milik negara.

"Tapi, tumbuhan atau barang yang ada di atas tanah tersebut bisa diganti rugi. Namun masih ada juga masyarakat yang tidak setuju, untuk itu kami meminta petunjuk pihak kejaksaan," ujarnya. (sr5, an)




Puluhan Siswa SMA Negeri 2 Singingi Hilir Kunjungi Gedung DPRD Riau
Pansus Ranperda SOTK Riau Tetapkan 38 SKPD
Kadiskes Riau Diminta Hati-hati Keluarkan Pernyataan Soal Vaksin Palsu
Dewan Minta Jangan Ada yang Ditutupi Dalam Proses Hukum Bentrok Meranti
Hutang Main Stadium Riau Sudah Bisa Dibayar, Namun Uangnya Tak Ada
Legislator Riau Dorong Dinas LHK Bangun Pengolahan Limbah Sistim Termal
Setahun 500 Kali, Anggaran Perjalanan Dinas Anggota Dewan Bakal Dirasionalisasi
Hari Ini, Kordias Pasaribu Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Riau
APBD-P Riau 2017 Dibahas Setelah APBD 2018 Disahkan
Oknum ASN Riau Tertangkap Nyabu, Dedet: Kalau Saya Gubernur, Langsung Pecat!
Pansus RTRW DPRD Riau Bakal Kembali Surati Pimpinan KPK
Rusli Ahmad dan Tengger Sinaga Resmi Jadi Anggota DPRD Riau
Wow! Berkat PP No 18/2017 Gaji Anggota Dewan Bakal Naik 8 Kali Lipat
Ini Pesan Anggota DPRD Riau saat Hadiri Prosesi Wisuda Mahasiswa AKN Bengkalis
DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna Istimewa Penyerahan Rekomendasi LKPJ Riau 2016
Gesa Pengesahan APBD 2017, Para Anggota Dewan Dilarang ke Luar Kota
Penyerahan LHP BPK RI atas Laporan Keuangan Pemprov Riau, Peroleh Predikat WTP
Komisi B segera Panggil Disperindag Riau Soal Kelangkaan Premium
Dewan Tuding Pemerintah Tidak Seriusi Mega Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
Naskah Sudah di DPRD, RTRW Riau Harus Dituntaskan
Pemprov Riau Diminta Pertanggungjawabkan PT RAL
Komisi E DPRD Riau Kunjungi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Dewan Minta Warga Dukung Tol Pekanbaru-Dumai, Jangan Mempersulit
Tuan Rumah HAN 2017, Dewan Sesalkan Riau Posisi 2 Kasus Kekerasan Anak
Kecewa Oknum ASN Terlibat Pungli KTP Buat WNA, Dewan: Harusnya Berdaulat Bagi Bangsa Sendiri
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved