Jum'at, 14 08 2020  
Hukrim / Densus 88 Amankan 3 Orang Diduga Teroris di Kampar
Densus 88 Amankan 3 Orang Diduga Teroris di Kampar

Hukrim - - Senin, 22/06/2020 - 10:43:49 WIB

BANGKINANG, situsriau.com - Tim gabungan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror dan jajaran Kepolisian Daerah Riau menangkap tiga terduga teroris di sebuah rumah kontrakan di RT 03/RW 04 Kelurahan Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau pada Minggu (21/6/20) siang.

Informasi yang dihimpun, penangkapan terduga teroris tersebut dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga pukul 16.30 WIB, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah kontrakan yang ditempati terduga teroris, tidak jauh dari Kantor Lurah Air Tiris.

Warga sekitar pun berbondong-bondong menyaksikan kejadian tersebut. Dari keterangan yang didapat, pelaku terduga teroris yang ditangkap berjumlah tiga orang.

Salah seorang warga, Alpandi mengungkapkan bahwa sempat terdengar suara tembakan saat penangkapan tersebut. "Ada suara tembakan di salah satu rumah," ungkap Alpandi seperti dikutip dari haluanriau.co.

Warga lainnya, Asnur, mengaku kaget dengan adanya penggerebekan terduga teroris tersebut. "Saya kaget saja, dengan kedatangan petugas lebih kurang 60 orang mengepung rumah kontrakan terduga teroris itu. Setelah melakukan tembakan peringatan polisi langsung masuk ke kontrakannya," ujar Asnur, yang merupakan tetangga terduga teroris itu.

Menurut Asnur, terduga teroris itu baru mengontrak di rumah tersebut lebih kurang tiga bulan. Para pelaku, kata Asnur, tidak pernah bergaul dan berkomunikasi dengan masyarakat.

"Mereka ngontrak di sini lebih kurang tiga bulan. Mereka di sini tiga orang, semuanya lajang belum ada istri, mereka semuanya laki-laki. Mereka tidak ada ngomong atau bicara dengan kami. Kerjanya pun kami tak tahu," sebut Asnur.

Warga lainnya, Taufik mengatakan, pada bulan Ramadhan lalu, salah seorang terduga teroris yang diamankan itu, berjualan es buah di depan Kantor Camat Kampar, tepatnya di samping halte.

"Di bulan puasa, dia jualan minuman es buah. Kebiasaan salah seorang dari mereka itu membaca buku dan main HP (telepon seluler) di depan rumah kontrakan. Yang dua orang di dalam rumah saja," kata Taufik.

Taufik mengaku terkadang melihat ada kawan dari terduga teroris itu datang sekali seminggu. Namun, kata Taufik, mereka tertutup.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Baik identitas para terduga teroris yang diamankan, maupun barang bukti yang diamankan.

"Maaf, belum dapat memberikan konfirmasi," kata Kepala Polda Riau, Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi.

Lurah Air Tiris, Ahmad Azhari Hamidi mengatakan terduga teroris yang diamankan merupakan warga pendatang. "Saya tidak tahu dari mana asalnya (terduga teroris). Mereka menghuni rumah tua, rumah yang sudah lama tidak dihuni," ujarnya.

Mengingat para terduga teroris itu warga pendatang, Ahmad mengatakan bahwa ia tidak mengetahui identitasnya. Hal itu sangat disayangkannya, karena aparat desa setempat tidak melaporkan adanya warga pendatang kepada dirinya.

"Namanya juga kita belum tahu. Padahal saya sudah sampaikan, kalau ada pendatang, 2x24 jam harus melapor. Tetapi ternyata di lapangan tidak berjalan," kata Ahmad.

"Saya tidak tahu identitasnya. Apalagi berdasarkan keterangan Pak RT, yang bersangkutan juga tidak bergaul dengan warga sekitar," sambungnya.

Ahmad juga membenarkan adanya suara tembakan yang terdengar di saat petugas melakukan penangkapan terduga teroris tersebut. Menurutnya, saat itu terdengar dua kali suara tembakan. (sr5, rm)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved