Selasa, 14 Juli 2020  
Hukrim / Tak Hilang Akal saat Bandara Tutup karena Corona, Bandar Narkoba Selundupkan Dalam Paket
Tak Hilang Akal saat Bandara Tutup karena Corona, Bandar Narkoba Selundupkan Dalam Paket

Hukrim - - Jumat, 26/06/2020 - 13:17:07 WIB

BANDUNG, situsriau.com - Seolah tidak kehabisan akal, pelaku kejahatan penyelundupan narkotika memanfaatkan Kantor Pos Lalu Bea Bandung untuk mengirim narkoba.

Sebelum wabah pandemi Covid-19 muncul, peredaran narkoba sering dilakukan melalui jalur udara, yaitu via Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

Meskipun masih di tengah wabah pandemi Covid-19, Bea Cukai Bandung gencar memberantas upaya penyelundupan narkoba di Kota Bandung.

"Pandemi ini ternyata tidak menyurutkan oknum penyelundupan narkotika untuk beraksi. Bandara Husein ditutup sejak Maret 2020, pelaku penyelundupan ini beralih menggunakan Kantor Pos Lalu Bea Bandung," kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandung Dwiyono Widodo melalui keterangan tertulisanya, Kamis (25/6/20).

Pada pengungkapan semester 1 tahun 2020, Bea Cukai Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1.962 gram methamphetamine (sabu-sabu), 514 gram EMB-Fubinaca, 150 gram 5F-EMB-Pinaca, dan 22 gram 5F-MDMB-Pica.

Dwiyono Widodo mengatakan EMB-Fubinaca, 5F-EMB-Pinaca, dan 5F-MDMB-Pica, merupakan bahan campuran untuk pembuatan tembakau gorila.

Pengungkapan penyelundupan narkotika tersebut dilakukan sejak 1 Januari hingga 18 Juni 2020.

"Modus yang mereka lakukan ialah, menyebutkan barang kiriman tersebut sebagai  barang impor dengan nama yang berbeda dan tidak benar. Narkoba disembunyikan di dalam paket kiriman tersebut," katanya.

Sebelum menangkap tersangka dan menyita barang bukti, tim Bea Cukai Bandung selalu mengamati tersangka secara mendalam dan teliti. Pengungkapan dan penangkapan tersangka, dilakukan secara bersinergi dengan beberapa instansi lainnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandung mengatakan bahwa pihaknya selalu bersinergi dengan tim interdiksi, Bea Cukai Bandung, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, Polrestabes Bandung, Polres Karawang, dan PT Pos Indonesia.

Terungkapnya kasua penyelundupan tersebut, Dwiyono Widodo mengatakan bahwa ada 18.725 generasi muda yang diselamatkan dari bahaya narkoba. (sr5, tn)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved