Senin, 28 09 2020  
Hukrim / Modal Tusuk Gigi, Komplotan Ganjal ATM di Bengkalis Kuras Uang Korban Rp356 Juta
Modal Tusuk Gigi, Komplotan Ganjal ATM di Bengkalis Kuras Uang Korban Rp356 Juta

Hukrim - - Rabu, 05/08/2020 - 19:28:05 WIB

BENGKALIS, situsriau.com - Kepolisian Resor Bengkalis meringkus tiga pelaku spesialis pencurian dengan modus ganjal ATM. Tiga pelaku ditangkap adalah warga Sumatera Barat yaitu LNH, HR dan DDA.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengatakan, ketiga pelaku diringkus setelah melakukan aksi pada 5 TKP di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya. Tidak tanggung-tanggung, pelaku menguras hasil curian lewat ATM korbannya sebesar Rp356 Juta.

Kasus pencurian modus ganjal ATM itu terungkap setelah ada korban melapor ke Polsek Mandau, 24 Juni 2020 karena kehilangan uang di rekening Bank Mandiri sebesar Rp 159 Juta.

"Pada tanggal 15 Juni 2020, korban melakukan pengambilan uang di gerai ATM Mandiri SPBU Kulim KM 6 Lintas Duri-Dumai Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan. Saat korban memasukkan kartu ATM tidak bisa. Kemudian pelaku menawarkan untuk membantu korban dengan menanyakan PIN kartu ATM korban. Kemudian korban percaya dengan bahasa dari pelaku dan memberikan ATM serta kode PIN. Pelaku memasukan ATM ternyata tetap tidak bisa. Disitulah pergantian ATM korban dengan ATM yang disiapkan pelaku dilakukan, " terang Hendra saat konferensi pers, Rabu (5/8/20).

Sebelum beraksi, komplotan pencurian ini lebih dulu mengganjal ATM dengan tusuk gigi. Setelah korban kesulitan memasukan ATM, pelaku menawarkan bantuan.

"Polsek Mandau melakukan penyelidikan, CCTV ATM dicek diperoleh bukti pelaku, " katanya lagi.

Diutarakan Kapolres Bengkalis, setelah melakukan serangkaian penyelidikan, ketiga pelaku berhasil diamankan di Padang, Sumatera Barat pada 28 Juli 2020.

"Kita amankan LNH dan HR. Kepada petugas mereka mengaku telah melakukan pencuri modus ganjal ATM. Kemudian dilakukan pengembangan ditangkap DDA. Hasil interogasi ternyata ada 5 TKP merupakan tempat mereka beraksi di wilayah Mandau. Korban pertama berhasil mereka ambil uangnya Rp159 juta, korban kedua Rp68 juta, korban ketiga Rp102 juta, korban di TKP keempat Rp 5,4 juta dan terakhir Rp20 juta. Sehingga totalnya sekitar Rp359 juta," ujar Kapolres, dilaporkan cakaplah.

Selain pelaku, petugas kepolisian Bengkalis berhasil mengamankan barang bukti 100 kartu ATM milik korban yang berhasil diambil pelaku, 6 unit telepon genggam, sisa uang curian Rp45 juta dan barang yang dibeli pelaku dari hasil pencurian.

Pelaku tambah Kapolres memiliki peran masing-masing, ada yang bertugas melakukan pengganjal ATM, mengawasi lokasi dan melobi korban karena kesulitan di ATM kemudian menukar kartu ATM dan menguras uang di rekening korban dengan cara transfer. Selain di Bengkalis, pelaku juga sudah beraksi di sejumlah TKP di luar Bengkalis.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan, pelaku kini mendekam di rutan Polres Bengkalis dan terancam 7 Tahun penjara.(sr5, ck)





Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved