Senin, 17/12/2018  
LifeStyle / Walau hanya Bisa Terbaring Selama 6 Tahun karena Bobotnya 350 Kg, Suami Wanita Ini Tetap Setia
Walau hanya Bisa Terbaring Selama 6 Tahun karena Bobotnya 350 Kg, Suami Wanita Ini Tetap Setia

LifeStyle - - Rabu, 09/01/2019 - 09:11:42 WIB

PALANGKARAYA, situsriau.com - Wanita bernama Titi Wati (36), perempuan dengan berat badan 350 kilogram di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, jadi sorotan di media sosial.

Bahkan karena kondisi berat badannya, Titi tak sanggup untuk berdiri dan susah beraktivitas secara normal.

Dilansir Tribun-Video dari tayangan live Tribun Kalteng, Titi pun membagikan kisahnya.

Titi mengaku bahwa ia sudah selama 6 tahun mengalami kenaikan berat badan hingga 350 kilogram.

Obesitas yang dideritanya, membuatnya hanya bisa berbaring dan tengkurap saja di dalam rumahnya.

Jika pun ada aktivitas yang dilakukan hanya menyanyi dengan cara karaoke di tempatnya berbaring, bahkan untuk mandi pun hanya ditempat itu juga.

"Cuman nonton tv sama karaoke, pekerjaan rumah dikerjain anak," ucap Titi.

Meski telah enam tahun hanya berbaring dan tak bisa beraktivitas normal, Titi mengaku rumah tangganya tetap harmonis.

Titi bersyukur sang suami dapat menerima kondisinya meski berbeda dari saat awal menikah.

"Alhamdulillah gaada masalah, saya sempet bilang ke suami kalau sampean (kamu) mau menikah lagi, nikah aja. Tapi dia nggak mau," ungkap Titi.

Sementara itu, dinas kesehatan setempat berencana untuk membawa Titi ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

"Kalau aku sih mau aja, biar cepat sembuh. Kata dokter kemarin kelebihan hormon," ujar Titi.

Sebelum mendapat penanganan medis, Titi sudah mencoba berbagai cara untuk menurunkan berat badannya.

"Minum obat herbal, diet juga tapi ga ngaruh," ungkap Titi.

Kepala Puskesmas Menteng, Palangkaraya, Titin mengungkapkan bahwa dinas setempat masih berkoordinasi terkait upada evakuasi Titi ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

"Sementara kita koordinasi dulu terkait penanganan lebih lanjut, karena memang penanganannya khusus. Mulai dari dokternya, ahli gizinya, hingga cara mengevakuasinya," ujar Titin, Kepala Puskesmas Menteng, Palangkaraya.

Dinas kesehatan setempat masih menunggu persetujuan dari pihak suami Titi perihal perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

"Tapi penanganannya masih dikoordinasikan sambil menunggu keluarga karena ada tindakan medis yang harus mendapat persetujuan dari suami," ujar Titin.

Suami Titi bekerja sebagai pencari kayu di Palangkaraya.

Saat awak media dan Dinas kesehatan datang ke rumah Titi, sang suami tengah pergi bekerja.(sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved